Categories
PENELITIAN-KEMENKOPUKM

Penelitian Dampak Pelatihan Vocational Terhadap Penumbuhan Wirausaha Baru

Penelitian Dampak Pelatihan Vocational Terhadap Penumbuhan Wirausaha Baru

Oleh : Asisten Deputi Urusan Penelitian dan Pengkajian Koperasi dan UMKM,
Deputi Bidang Pengembangan Sumberdaya Manusia
([email protected])

Abstrak
Program pelatihan vocational bagi masyarakat di Kabupaten/Kota, yang telah dilakukan Kementerian Koperasi dan UKM Cq. Deputi Bidang Pengembangan SDM untuk tahun 2016 sampai dengan 2017 diikuti peserta sebanyak 5.680 orang untuk bidang packaging, kuliner, kerajinan, E-Commerce dan lainnya sesuai kebutuhan dari masing kebutuhan peserta pelatihan. Untuk pengumpulan data dan informasi, dilakukan survei lapangan di 4 (empat) Provinsi melalui Focus Group Discussion (FGD) yaitu: Bengkayang (Kalimantan Barat), Garut (Jawa Barat), Madiun (Jawa Timur) dan Solo (Jawa Tengah). Hasil Penelitian Dampak Pelatihan Vocational Terhadap Penumbuhan Wirausaha Baru, yaitu : Partisipasi responden yaitu 110 orang dari total 120 responden, terjadi pertumbuhan wirausaha responden setelah pelatihan vocational yaitu 27 orang atau 24%. Penumbuhan wirausaha baru paling tinggi yaitu Provinsi Kalimantan Barat (Kab. Bengkayang) sebesar 33% dan paling rendah pertumbuhannya yaitu Provinsi Jawa Timur (Kab. Madiun) sebesar 16%. Kabupaten Bengkayang dengan pelatihan Pembuatan Kue, paling berdampak terhadap penumbuhan wirausaha baru, yaitu sebesar 33%.
Kata Kunci : Pelatihan Vocational, Penumbuhan Wirausaha Baru
REKOMENDASI :
1. Pemilihan Peserta:
Dalam pemilihan peserta pelatihan Vocational perlu adanya pembedaan antara peserta yang sudah berwirausaha dengan yang belum berwirausaha.
2. Pelaksanaan Pelatihan:
a. Materi disesuaikan dengan kearifan dan keunikan lokal
b. Penambahan materi kewirausahaan terutama untuk peserta yang belum melakukan usaha.
c. Waktu diperpanjang
d. Praktik diperbanyak
e. Bahan praktik diperbanyak
3. Pasca Pelatihan:
Setelah dilakukannya pelatihan vocational bagi UMKM perlu adanya tindak lanjut berupa pembuatan kelompok – kelompok pendampingan insentif dimana setiap kelompok memiliki pendamping yang dapat menjai mentor dalam menjalankan usahanya.
Baca Selengkapnya…